Badai Menerjang

Sabtu, 25 Sep 2010 langit Klaten yang tiba-tiba mendung gelap dengan gumpalan awan yang hitam membawa serta angin yang sangat kencang berdampak buruk bagi sebagian penduduk yang ada di kebon arum, Klaten. Angin kencang yang tiba-tiba datang tersebut meruntuhkan 7 bangunan “los bakau”, bangunan untuk menyimpan hasil panen bakau dan tempat untuk memotong-motong serta mengeringkan daun bakau sebelum di kirim ke pabrik. Menurut salah satu penduduk yang juga petani bakau kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 15.15 wib, “angin kencang dari arah utara itu tiba-tiba meruntuhkan los bakau secara bertahap, tidak langsung runtuh semua”, ucap petani bakau tersebut. Bangunan los bakau yang hanya terbuat dari bambu dan anyaman daun kelapa membuat bangunan tersebut mudah runtuh ketika terkena angin kencang. Angin kencang tersebut berasal dari arah utara, yang sebelumnya juga meruntuhkan papan-papan reklame yang ada di kota Solo, melewati Klaten dan menuju ke Jogja. Di Jogja pun sempat menerjang papan-papan reklame di kota Jogja.

loss bakau yg runtuh

Seperti terlihat digambar, para penduduk mulai membersihkan reruntuhan bangunan los bakau tersebut pada minggu, 26 Sep 2010. Cuaca yang semakin tidak menentu ini, menjadikan kita untuk senantiasa waspada (Tsaaqif.red)

Warga memunguti sisa-sisa reruntuhan los bakau

This entry was posted in Citizen Jurnalism. Bookmark the permalink.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s